Egy Maulana Vikri Bisa Jadi Aset Bernilai di Ajax Amsterdam Belanda

Pesepak bola dari Indonesia, Egy Maulana Vikri masuk ke dalam rencana talentscout yang diterbitkan oleh Voetbalzone, satu dari sekian banyak laporan dari Belanda, Selasa (2/10).

Media itu menjadikan judul artikel dengan kutipan yang sudah dibilang bintang tim nasional U-19 Indonesia ini.

“Saya merasa sakit hati saat mereka menyaksikan aku menjadi satu produk. ”

Kalimat itu dikatakan Egy karena nama besarnya terus disebut-sebut menjadi produk pemasaran dengan wartawan.

Voetbalzone menyoroti pencapaian Egy saat sukses memperoleh gelar ‘Jouer Revelation Trophee’ di Kompetisi Toulon 2017. Mereka mengatakan bintang kelahiran Medan itu punya kecepatan, dribel dan kelincahan.

Media dari Belanda itu pun mengatakan apabila Egy Maulana pantas mendapat posisi menembus satu dari sekian banyak tim raksasa pada Belanda, yakni Ajax Amsterdam, dengan mengutip pengakuan wartawan Goal Iternational, Tegar Paramartha.

“Apakah Egy Maulana bisa jadi pemain baik untuk Ajax? Aku pikir iya. Ajax jadi tujuan yang baik sebab Ajax menyadari betul tentang pengembangan sang wonderkid, ” tuturnya kepada Voetbalzone.

Voetbalzone ikut menyoroti keputusan Egy gabung bersama tim Polandia, Lechia Gdansk. Padahal bintang lulusan SKO Ragunan ini memperoleh tawaran dari tim-tim raksasa menurut Saint-Etienne, Espanyol, Benfica, hingga Ajax.

“Agen Egy terus menunjukkan pengakuan tidak tentu dengan mengungkapkan dia diburu Benfica, Ajax serta Real Madrid. Tapi Saint-Etienne jadi tim sangat bagus sebab Egy pernah berbuat trial, ” tutur Tegar.

Walau memiliki nama panggilan Egy Messi, tapi Tegar mengatakan apabila Egy setingkat lebih berlaga seperti Kylian Mbappe sebab dapat menembus lini pinggir penyerangan.

“Keduanya (Egy serta Mbappe) memiliki dribel bagus serta memiliki kualitas menembus lini,” lanjutnya.

5 Punggawa Muda Red Devils Yang Tidak Mampu Penuhi Potensinya

MU mempunyai tradisi membawa pesepakbola muda menuju tim utama. Di masa lampau, pesepakbola semisal website ini Bobby Charlton dan George Best datang dan menjadi pesepakbola berkelas.

Yang tersohor jelas saja ‘Class of 92’ (Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Gary Neville, Phil Neville serta Nicky Butt) di mana beberapa pesepakbola lulusan sekolah yang kemudian mengantar MU merengkuh treble dan merupakan tim terbaik. Disamping itu, pesepakbola muda layaknya Johnny Evans dan Rafael pun memberi sumbangan yang besar.

Akan tetapi, tak semuanya pemain muda mampu bersinar di Manchester United. Walau beberapa pesepakbola muda yang hengkang dari Old Trafford mampu sukses di tempat lain misalnya Ryan Shawcross (Stoke City) dan Danny Drinkwater (Leicester, Chelsea), terdapat banyak pesepakbola muda yang kesusahan semenjak keluar dari Setan Merah.

Dibawah ini 5 pesepakbola muda Manchester United yang tidak berhasil penuhi potensinya.

1. Darron Gibson

Midfielder Irlandia Bagian utara ini sempat jadi pesepakbola muda yang menggiurkan di Manchester United. Ia mempunyai bakat untuk menggodok gol fantastis, akan tetapi ia tak memiliki kecepatan dan kreativitas.

Walau begitu, sekiranya ia menetap di United lebih lama lagi, ia barangkali mempunyai kesempatan untuk masuk ke tim utama lantaran Paul Scholes memasuki penghujung karirnya.

Gibson mempunyai karir yang bervariasi semenjak hengkang dari United untuk Everton di tahun 2012. Cidera menghalangi perkembangannya di klub tersebut dan ia belum pernah kunjungi situs berhasil dengan Everton, walau sempat tampil spektakuler beberapa kali.

Ia lantas beralih ke Sunderland namun ia tak bisa memperoleh tempat reguler di sana.

2. Ravel Morrison

Ravel Morrison dianggap sebagai prospek yang amat istimewa ketika ia sukses terpilih ke tim utama MU di tahun 2010. Akan tetapi semenjak saat itu ia mengalami kemerosotan.

Ia masukke tim utama di bersamaan dengan Paul Pogba. Tetapi, nasib keduanya malah sama sekali bertolak belakang semenjak mereka hengkang dari United.

Ketika Pogba menjadi pesepakbola papan atas, Morrison malahan mendapati kendala memperoleh peluang di West Ham, dan dipinjamkan ke QPR.

Dirinya tak pernah penuhi potensinya lihat selengkapnya berita serta kedisiplinan merupakan kendala utamanya sehabis berulang-ulang kali ia tertangkap tengah mabuk-mabukan dan juga melakukan pelanggaran hukum yang lainnya.

3. Kieran Richardson

Tentu selalu sukar masuk ke tim utama MU termasuk pula Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, Richardson mempunyai sejumlah bakat, sama-sama sanggup bermain di barisan tengah serta pertahanan.

Akan tetapi, terhindar dari fleksibilitas tersebut, dirinya tak pernah sanggup sukses di MU, walaupun ia berada di skuad utama sepanjang beberapa tahun tanpa mendapati perkembangan di tim.

Seusai beberapa kali menghabiskan masa pinjaman, Ia beralih ke Sunderland di tahun 2007. Sepanjang 5 tahun di sana, ia kerap masuk dan keluar dari kesebelasan utama ketika Sunderland berusaha menghadapi degradasi. Trend sejenis mengikuti ketika ia singgah di Fulham dan Aston Villa.

4. Fabio

Karier Fabio di Manchester United tak pernah sungguh-sungguh berhasil walau ada impian ia dan saudara kandungnya Rafael dapat memenuhi predikat wonderkid dan jadi Nevile bersaudara yang anyar di MU.

Ia tak pernah jadi sosok reguler di MU, meskipun ia jadi starter di puncak Liga Champions menghadapi Barca di tahun 2011.

Fabio terkadang sangat bersemangat ketika melakukan tekel dan seringkali diusir oleh wasit didalam referensi berita beberapa waktu, yang barangkali menjadi alasan tak dapat berkembang di Manchester United.

Ia kemudian hengkang ke Cardiff di mana ia malah kandas memperoleh kesempatan bermain reguler meskipun karirnya telah bangkit lagi semenjak berpindah ke Middlesbrough.

5. Danny Welbeck

Diantara pesepakbola sebelum-sebelumnya, Welbeck sejatinya boleh dibilang mempunyai sumbangan yang penting di MU. Ia tampil bagus khususnya saat berduet bareng Wayne Rooney di musim 2011/12. Dirinya pula merupakan salah satu sosok yang lumayan meyakinkan di saat David Moyes terdapat di klub tersebut. Walaupun begitu, Welbeck tak dapat diandalkan untuk hal gol dan kebugaran.

Akan tetapi, Welbeck pun sering tak konsisten ataupun tidak berhasil menggodok gol, hanya memperoleh beberapa gol di musim 2012/13, includ 1 gol kontra Real Madrid.

Dirinya rasanya tak memiliki naluri gol yang cukup tajam sebagaimana yang dimiliki penyerang dilansir dari sumbernya besar lainnya. Ia dijual oleh Louis Van Gaal di tahun 2014 lalu bermain dengan Arsenal.

Semenjak saat itu, nasibnya tak terkesan berbeda. Dirinya baik ketika ia bermain namun pula cukup sering keluar masuk ruang perawatan.

5 Calon Kapten Baru Barca

5 Calon Kapten Baru Barca

Barcelona lagi menggeluti kompetisi musim super dibawah didikan Ernesto Valverde. Tapi, sebab keberangkatan Javier Mascherano, mereka musti mencari kapten lainnya di musim panas ini. Iniesta, Messi, & Busquets merupakan 3 kapten sisa sehabis transfer punggawa yang berasal dari Argentina ini. Walaupun transfer pesepakbola Argentina tersebut menuju Tiongkok di bursa perpindahan punggawa pada musim dingin meninggalkan tim Catalan dg cuma 3 kapten, mereka wajib menanti s.d musim panas tuk mengangkat kapten empat mereka. Masa depan Iniesta di Camp Nou pun tak tentu. Sehingga, mereka barangkali musti memutuskan 2 kapten baru bila legenda Spanyol itu mengambil keputusan buat hijrah. Dibawah ini ialah 5 calon utama yg bisa saja dapat jadi kapten Barca pd kampanye musim depan sebagaimana menurut http://livescorebolas.com/soccer/spain.

Marc-Andre Ter Stegen – Penjaga gawang dari Jerman ini memperlihatkan performa yng gemilang semenjak kedatangannya di kesebelasan di th 2014 serta berlaga menjadi penjaga gawang mereka tuk ajang Eropa sementara Claudio Bravo buat laga liga. Seperti yang dibahas melalui website ini, Ter Stegen kerap mempertahankan ketenangannya malah didalam kondisi tertekan spt yg disebut oleh manajer Ernesto Valverde. Kecemerlangannya amat ngetop bagi semua pendukung & sehingga, dia keluar jadi calon yng kuat sebagai kapten ke-4 Barcelona.

Luis Suarez – Dikupas melalui pembahasan yang dalam di situs ini, Luis Suarez menegaskan dirinya menjadi aset dahsyat untuk Barcelona dgn membikin 100 skor di dalam saat yang cepat. Ia meraih La Liga, Liga Champions, & Copa Del Rey dengan Barcelona. Dirinya merupakan ujung tombak tajam serta menghasilkan Perpaduan berkelas dg Messi di Barca. Punggawa yang berasal dari Uruguay ini membukukan dirinya jadi salahsatu penyerang terbeken didalam buku kisah Barca & seharusnya ia bakal menetap di Camp Nou sepanjang bertahun-tahun lagi. Suarez adalah wajah yg lumayan bisa mempengaruhi di arena pertandingan & sewajarnya dirinya mampu mengambil tanggung jawab meleaderi Blaugrana di gelanggang saat dibutuhkan. & ini menguatkan posisinya guna jadi kapten empat.

Jordi Alba – Jordi Alba ialah nama yang lain di dalam lis ini sebagai kapten Blaugrana selanjutnya. Ia telah ada di tim Catalan tuk masa yang lama serta pernah menjuarai sejumlah gelar bersama2 mereka. Alba kelihatannya kayak tengah terkena kemunduran pd kompetisi musim yg lalu tapi dirinya sudah mengembangkan kebugarannya & balik menuju ke penampilan terbaiknya kembali. Kompetisi musim ini ia telah membikin 8 operan di liga serta 2 di Copa del Rey. Pemain belakang kiri dgn DNA Barcelona dapat dibebani ban kapten lantaran melintang di kesebelasan sejak lama & kesetiaannya pada tim.

Gerard Pique – Pique pernah menjadi kapten tanpa gelar resmi, sebab dia profesional serta berkomitmen di Barca. Sehabis buang-buang beberapa tahun Camp Nou, jebolan La Masia telah menyabet beberapa title dg kesebelasan & negerinya hingga mengabsahkan kualitasnya. Namun tidak sekedar itu aja, Pique aktif tidak cuma dalam namun diluar arena pertandingan jua. Sang pemain belakang gak pernah khawatir membikin pernyataan yng berani serta dirinya merupakan pesepakbola yg mampu menata pemikirannya dihadapan pers.

Ivan Rakitic – Ivan Rakitic ialah alternatif yang paling baik & sangat relevant guna jadi kapten Barca selanjutnya. Usai berlabuh Camp Nou, dirinya dijadikan sebagai sebelah vital dr lapangan tengah serta pernah meraih 2 tropi liga & 1 piala Liga Champions usai kedatangannya di tim. Sang pemain sempat jadi kapten di kesebelasan sebelumnya Sevilla dan team nasionalnya Kroasia. Memiliki kepribadian yng lembut baik didalam atau diluar gelanggang, dia sepertinya jadi opsi yg sangat dewasa bila di kompare dgn Gerrard Pique.

Rooney Didalam Catatan 53 Gol Cuma 1 Gol pada saat Piala Dunia

Wayne Rooney belum lama ini memberikan pernyataan sudah mengambil keputusan gantung sepatu dari panggung internasional. Berarti, tidak akan ada lagi nama Rooney bersama-sama dengan timnas Inggris dan kompetisi antar negara. Rooney sudah melakoni karir internasional sepanjang 14 tahun, jelas saja bukanlah periode yang pendek. Ia memilih gantung sepatu ketika berumur 31 tahun, yang sejatinya masih begitu produktif untuk berlaga di tingkat yang tertinggi.

Sebelum gantung sepatu, Rooney pun sudah mengambil satu keputusan yang penting dengan berpindah dari Manchester United. Rooney memutuskan untuk balik lagi berlaga di kesebelasan yang membesarkan namanya di sepakbola Everton. Bersamaan dengan saat pensiunnya Rooney, karir Rooney di tingkat internasional yang digarap dari bermacam macam sumber. Berikut ini selengkapnya kutipan dari masteragen.me dihalaman berita bola terpercayanya:

119 Caps dan 8.924 Menit

Wayne Rooney mencetak karir yang tidak pendek bersama dengan timnas Inggris. Ia menghabiskan penampilan ketika tengah berumur 17 tahun. Sepanjang 14 tahun, ia nyaris kerap jadi tumpuan premier timnas Inggris. Saat mengambil keputusan untuk gantung sepatu, Rooney menyumbangkan 119 caps. Bila diuraikan kian rinci, Rooney membukukan 8.924 menit menggunakan kostum timnas Inggris.

Pertandingan terakhirnya bersama dengan Inggris terwujud di Wembley di 12 November yang silam. Ketika itu, Inggris unggul dengan kedudukan 3-0. Dari sisi jumlah caps, Rooney cuma kalah dari Peter Shilton [125] sebagai penyandang rekor caps sangat banyak di Inggris sepanjang masa.
Dilanjutkan ke 53 Gol dan Penutup Yang Pahit.

53 Gol dan Penutup Yang Pahit

Bila untuk perkara caps masih tetap kalah atas Peter Shilton, tidak demikian dengan urusan gol. Rooney ialah pemilik pencapaian gol cukup banyak di timnas Inggris selama sejarah dengan prestasi 53 gol. Rooney meraih rekor yang sebelum-sebelumnya disandang oleh Bobby Charlon dengan 49 gol. Rooney meraih pencapaian itu di September 2015 silam. Ketika itu, Inggris pesta gol 6-0 kontra San Marino. Gol terakhir Rooney bagi Inggris dicetak di Euro 2016 yang lampau. Ketika itu, Rooney menghasilkan gol melalui eksekusi penalti ke mistar Islandia. Namun, gol kandas memberikan keunggulan untuk Inggris sebab gagal dengan kedudukan 1-2.

Penyandang Rekor Gol Sangat Muda

Hingga mengambil keputusan gantung sepatu di umur 31 tahun, Rooney mempunyai satu angka yang sepertinya tentu sulit untuk dipegang pesepakbola Inggris yang lain. Bukan cuma dengan banyaknya gol, tapi termasuk usianya ketika menghasilkan gol. Rooney menyumbangkan gol pertamanya bagi Inggris dari laga menghadapi Makedonia. Ketika itu, umur Rooney baru 17 tahun dan 317 hari. Sampai saat ini, angka tersebut membikin nama Rooney sebagai, pesepakbola sangat muda yang menghasilkan gol bagi timnas Inggris.

Masih tetap Kalah dari Ashley Cole

Rooney nyaris pasti ikut didalam kompetisi besar yang diikuti oleh Inggris semenjak menghabiskan debutnya. Tak mengherankan, catatan performanya di kompetisi besar [Euro dan Piala Dunia] juga meraih catatan 21 performa. Raihan Rooney itu sejajar dengan kepunyaan legenda Liverpool, Steven Gerrard. Tetapi, mereka berdua bukan pesepakbola dengan performa paling banyak di kompetisi besar bagi timnas Inggris. Rooney dan Gerrad terbilang kalah dari Ashley Cole yang bermain pada 22 laga.

Cuma satu gol di Piala Dunia

Rooney, seperti yang telah diulas diatas, mempunyai angka 21 laga di kompetisi besar. Dari jumlah laga itu. Pemain berumur 31 tahun cuma dapat menjaringkan 7 gol saja. Angka tambahannya ialah 2 assist. Dari 7 gol itu, 6 antaranya dicetak di arena Euro. Berarti, Rooney cuma mampu menorehkan sebuah gol saja selama karirnya di arena Piala Dunia.

Satu-satunya gol Rooney itu dicetak saat Piala Dunia tahun 2014 yang lampau. Rooney menghasilkan gol ke mistar Uruguay pada fase grup. Namun, masa itu Inggris gagal dengan kedudukan 2-1 dan kemudian tidak berhasil lolos melalui fase grup.

2014 Tahun Paling Subur

Sepanjang 14 tahun berseragam timnas Inggris, pada tahun 2014 merupakan angka terbaik bagi Wayne Rooney untuk hal menghasilkan gol. Di tahun ini, bekas pemain MU menghasilkan gol paling banyak didalam 1 tahun. Tahun 2014, Rooney berhasil menghasilkan 8 gol didalam satu tahun. Rooney pun mendapat satu-satunya gol di Piala Dunia di tahun ini.

Sementara, tahun yang sangat buruk didalam perkara gol bagi Rooney terwujud di tahun 2006 dan 2010. Pada 2 tahun itu, Rooney cuma dapat menghasilkan 1 gol saja. http://masteragen.me/category/berita-bola/prediksi-skor-pertandingan-bola/